Hal yang membatalkan puasa cukup banyak jenisnya. Berikut ini adalah beberapa informasi penting seputar hal yang membatalkan puasa.

1. Cara Mengganti Puasa

Untuk diketahui, pada kejadian yang telah disebutkan, seseorang yang batal karena beberapa hal misalnya pingsan disebabkan oleh apa pun perlu mengganti puasanya. Sebab, puasa merupakan rukun Islam.

Untuk menggantinya, terdapat dua pilihan. Jika seseorang kuat menjalankan puasanya dengan mengqada, wajib mengqada.

Namun, bagi orang yang dirasa sudah tidak kuat atau dianjurkan dokter untuk tidak berpuasa, bisa menggantikannya dengan bersedekah pada anak yatim. Selain itu, di kemudian hari, jika orang sudah bisa melaksanakan puasa, tetap wajib membayar puasanya, kecuali orang itu wafat, sehingga gugur semua kewajibannya dan menjadi urusan keluarganya.

2. Kelelahan

Penyebab selanjutnya adalah kelelahan, apakah seseorang yang kelelahan dan pingsan akan batal puasanya? Berdasarkan jumhur ulama, yaitu Imam Syafi’i, Imam Ahmad, dan Imam Hanafi atau Abu Hanifah, puasa tetap sah.

3. Kelelahan yang Menimbulkan Sakit

Ada juga kelelahan yang menimbulkan sakit, bisa tetap melanjutkan puasa. Dengan catatan, seseorang yang pingsan karena kelelahan segera bangun setelah diberi minyak angin, misalnya. Kemudian, orang tersebut berniat melanjutkan puasanya dan tidak membatalkan ibadahnya tersebut.

4. Orang yang Wajib Membayar Fidyah tanpa harus Mengqadha

Bagi orang-orang yang sepuh yang sudah tidak kuat berpuasa maka boleh makan dan minum di bulan Ramadhan. Tidak harus mengqadha puasa atau membatalkan utang puasa.

Akan tetapi wajib membayar fidyah yakni memberi makan fakir miskin sesuai dengan takaran makan keseharian pembayar fidyah. Hal tersebut juga berlaku bagi orang yang sakit menahun yang tidak ada harapan untuk kesembuhannya.

5. Waktu Bayar Puasa

Waktu bayar puasa yang paling tepat adalah kapan saja bisa. Jika Anda memiliki waktu luang lebih baik membayar setelah hari raya idul fitri.

Anda bisa sekalian berpuasa sunnah di bulan syawal. Lebih baik membayar puasa lebih cepat daripada menunda terus menerus.

Apakah ada pengalaman terkait hal yang membatalkan puasa dan pernah Anda alami? Pastikan untuk tahu hukumnya ya!

By Sandra